Appi-Rahman akan Diantar Putra JK Mendaftar di KPU - Pilar Indonesia
» » Appi-Rahman akan Diantar Putra JK Mendaftar di KPU

Appi-Rahman akan Diantar Putra JK Mendaftar di KPU

Diposting oleh Pada Kamis, September 03, 2020 | No comments

Makassar, Pilarindonesia.com - Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), akan mendaftar ke KPUD Makassar, pada Ahad, 6 September 2020 mendatang. 

Menurut Fadli Noor selaku juru bicara, segala sesuatunya sudah dipersiapkan, termasuk sejumlah tokoh yang akan mengantar Appi-Rahman. Salah satunya adalah Solihin Kalla. putra Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, HM Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK. 

Solihin Kalla menggantikan Erwin Aksa, Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman yang harus isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19. 

“Pak Solihin Kalla ikut mengantar. Beliau yang pimpin rombongan pendaftaran Menggantikan Pak Erwin Aksa,” terang Fadli Noor.

Munculnya nama Solihin Kalla, lanjut Fadli, menguatkan sinyal kemana arah dukungan keluarga besar JK di Pilwalkot Makassar 2020. Apalagi Solihin Kalla dan Appi memang kawan karib sejak lama. 

“Ini sinyal kuat dukungan untuk Pak Appi dan Pak Rahman. Kami bersyukur atas dukungan ini,” ujar ketua PSI Sulawesi Selatan itu. 

Siapa lagi yang akan mengantar Appi-Rahman mendaftar? Fadli menyebut para pengurus partai pengusung dan pendukung serta istri Appi-Rahman. 

“Jadi, dibatasi hanya 15 orang saja. Itu sudah termasuk Pak Appi dan Pak Rahman,” lanjut Fadli. 

Fadli juga menyampaikan permohonan maaf apabila di hari pendaftaran Appi-Rahman nanti akan mengakibatkan kemacetan lalulintas. Karena diperkirakan akan ada konvoi bersepeda motor para relawan yang akan ikut mengantar. 

Appi-Rahman menghimbau agar simpatisan yang ikut mengiringi rombongan secara mandiri untuk tertib berlalu lintas dan menjaga ketertiban umum.

“Kami hitung-hitung, mungkin akan diiringi konvoi 400 sepeda motor tanpa boncengan. Tapi ada juga yang menggunakan bus berkapasitas besar untuk menghindari agar jangan terlalu banyak mobil yang berkonvoi,” papar Fadli. 

“Masing-masing kandidat start dari rumahnya dan bertemu di Masjid Raya untuk shalat Dluhur berjamaah. Setelah itu sama-sama ke KPU Makassar,” demikian Fadli.

Irfan 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya