Tiga Alumni IMMIM Makassar akan Bawakan Materi di Forum Internasional ICELAWBE-2020 - Pilar Indonesia
» » Tiga Alumni IMMIM Makassar akan Bawakan Materi di Forum Internasional ICELAWBE-2020

Tiga Alumni IMMIM Makassar akan Bawakan Materi di Forum Internasional ICELAWBE-2020

Diposting oleh Pada Senin, September 07, 2020 | No comments

Ustadz Taufan
Makassar, Pilarindonesia.com – Tiga alumni Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar terpilih untuk mengikuti seminar berskala internasional, International Conference on Enviromental and Technology of Law, Business and Education on Post Covid-19 (ICELAWBE-2020).

Acara itu akan diselenggarakan via aplikasi Zoom pada 26 September 2020 mendatang dengan melibatkan sejumlah peserta dari beberapa negara, termasuk Rusia dan negara lainnya.

Masing-masing yang terpilih itu, yakni DR Muhammad Taufan B, SH., MAg., yang saat ini mengajar di IAIN Palu, Sulawesi Tengah; Nasaruddin Mera, juga dari IAIN Palu, serta Muhammad Amin dari Universitas Khairun Ternate.

DR Muhammad Taufan B, SH., MAg., mengatakan sebuah kesyukuran atas terpilihnya para alumni IMMIM di forum yang sangat bergengsi ini.

“Ada proses seleksi yang kami lewati sebelum terpilih, dan alhamdulillah, hasilnya sangat membahagiakan,” ujar mantan direktur Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar dua periode itu kepada Pilarindonesia.com, Senin (7/9/2020).

Ustadz Taufan, sapaan akrab kepala program studi perbandingan mazhab IAIN Palu tersebut, akan menyampaikan materi bertema  The Role of Islamic (Customory) Law to Humanitarian Law” atau materi yang berkaitan dengan hukum Islam yang menjelaskan tentang hukum perang atau hukum militer.

Menurutnya, hukum militer dalam Islam akan menjadi antitesa dari teori Barat yang menyebut hukum perang lahir dari teori peradaban Barat.

“Padahal dalam teori antrologi hukum mengatakan bahwa lahirnya sebuah peradaban dikarenakan adanya peradaban sebelumnya. Begitu pula dengan hukum yang berkaitan dengan perang atau militer, jauh hari sebelum teori peradaban Barat ada, Islam telah menjelaskan tentang hal itu,” terang Ustadz Taufan.

Alumnus program doktoral hukum Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar itu sangat berharap materinya dapat dipaparkan secara utuh mengingat durasi waktu yang diberikan sangat terbatas.

“Kemungkinan hanya sekitar 15 menit saja waktu yang diberikan panitia untuk menyampaikan materi, karena banyaknya peserta,” jelas Ustadz Taufan.

Irfan   

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya