Mantul, Alumnus Pesantren Tuju-tuju Bone Terbitkan Novel "Negeriku di Atas Awan" - Pilar Indonesia
» » Mantul, Alumnus Pesantren Tuju-tuju Bone Terbitkan Novel "Negeriku di Atas Awan"

Mantul, Alumnus Pesantren Tuju-tuju Bone Terbitkan Novel "Negeriku di Atas Awan"

Diposting oleh Pada Sabtu, Februari 08, 2020 | No comments

Bedah novel karya DR Ilham Kadir
Bekasi, Pilarindonesia.com - Bangsa Indonesia patut bersyukur, karena setiap generasi lahir penulis-penulis handal, produktif, dan kaya gagasan. Satu di antaranya yang multi talenta dalam dunia literasi adalah Ilham Kadir.

Karya-karyanya tidak pernah surut, walaupun yang paling mudah kita temukan dan baca adalah artikel-artikelnya yang tersebar di media cetak dan online.

Ilham mengaku sudah lupa berapa jumlah artikel yang telah ia tulis, tapi perkiraannya antara 500 hingga 600 artikel.

"Iya, kisaran 500 sampai 600 judul artikel, karena yang sempat saya simpan ada 500 lebih dan banyak sudah hilang," ujarnya.

Kali ini, doktor alumni beasiswa Kaderisasi Seribu Ulama Baznas RI baru saja melahirkan karya yang cukup menantang, berupa novel.

Menurutnya, tidak semua masyarakat itu suka baca tulisan ilmiah atau ilmiah populer seperti opini. Banyak juga yang suka baca novel atau cerita-cerita dengan narasi yang menggugah.

"Novel ini adalah jawaban bagi segment tersebut," terang ayah dua putri itu.

Ia merasa bersyukur karena tulisannya itu bisa terbit dan sudah bisa dipesan walaupun masih terbatas jumlahnya. Ada pun isi dan cerita dari novel itu, ia memberikan sedikit gambaran.

"Lebih kepada perjalanan hidup saya di kampung halaman, di pegunungan tinggi sehingga awan itu lebih rendah dari kampung kami. Setelah itu, kisah-kisah kami ketika belajar di pondok pesantren, ada kiai, istri kiai, para ustad, pembina, sesama santri, masyarakat sekitar, dan lain-lain," tutur Ilham, yang pernah mondok di Pondok Pesantren Darul Huffadh atau yang lebih dikenal Pesantren Tuju-tuju Kajuara Bone itu.

Novel berjudul "Negeriku di Atas Awan" karya Ilham Kadir dilaunching sekaligus dibedah di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an dah Hadis (STIQ) Ar-Rahman, Jonggol, Bekasi, Jumat (7/2/2020).

Acara berlangsung meriah, menghadirkan penulis novel, para mahasiswa dan mahasiswi serta segenap civitas akademika STIQ Ar-Rahman.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat novel hasil karyanya itu akan dibedah di beberapa kampus.

"Insya Allah, akan didiskusikan dan dibedah di beberapa kampus, sudah ada yang menghubungi saya, baik di daerah Sulawesi Selatan maupun di Jakarta, cuma harus mengatur waktu karena saya kan menetap di Enrekang, jika harus keluar maka butuh waktu khusus," jelasnya.

Ilham Kadir sangat berharap agar, budaya literasi sebagai salah satu pilar peradaban harus dibangkitkan dari Timur.

"Kita akan jadi pemantik kebangkitan literasi di era 4.0 ini," tutupnya penuh optimis.

Achmad
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya