Pilar Indonesia
» » Disperindag Makassar Layangkan Teguran Kedua ke Penjual Miras di Mal Trans Studio

Disperindag Makassar Layangkan Teguran Kedua ke Penjual Miras di Mal Trans Studio

Diposting oleh Pada Selasa, Februari 11, 2020 | No comments

Legislator Makassar saat sidak di usaha penjualan miras
Makassar, Pilarindonesia.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, memastikan telah melayangkan surat teguran kedua kepada Vines, usaha jual-beli miras yang berlokasi di Trans Studio Mal, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.

Adapun usaha penjualan miras di Mal Panakukang (MP) dan Mal Phinisi Point (PiPo), statusnya masih surat teguran pertama.

"Kalau yang di MP, mereka mau ubah konsepnya, katanya. Sedangkan di Portico (Mal PiPo), sudah tidak lagi memajang (alkohol) golongan B dan C," kata Yasir kepada Pilarindonesia.com, Senin (10/2/2020).

Sementara itu, Ketua Brigade Muslim Indonesia (BMI) Muhammad Zulkifli menegaskan, meski usaha yang sebelumnya memperjual-belikan minuman keras tersebut mengubah konsep atau pun tidak lagi memajang alkohol golongan B dan C, tetap saja mereka diduga melakukan pelanggaran keras jika mengacu kepada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Tetap saja melanggar, karena di dalam peraturan itu disebutkan tentang penjualan yang hanya boleh dilakukan di hotel, bar, diskotik, karaoke, dan pub sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bidang kepariwisataan," tegasnya.

Menurut Zulkifli, mal itu tidak bisa dikategorikan sebagai tempat hiburan malam atau sejenisnya.

"Olehnya, kami meminta kepada Pemerintah Kota Makassar mengevaluasi kembali izin yang dikeluarkan kepada usaha penjualan minuman keras di sejumlah mal itu, karena hal tersebut sangat bertentangan dengan peraturan kementerian pariwisata," terangnya.

DPRD Makassar sendiri yang sedianya akan melakukan rapat dengar pendapat tentang persoalan penjualan miras di mal, sampai sekarang belum dilakukan.

Achmad
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya