Keren, Desa Lompulle Soppeng Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir - Pilar Indonesia
» » Keren, Desa Lompulle Soppeng Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir

Keren, Desa Lompulle Soppeng Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir

Diposting oleh Pada Senin, Januari 13, 2020 | No comments

Alat pendeteksi banjir 
Soppeng, Pilarindonesia.com - Sebuah inovasi teknologi tepat guna berupa alat pendeteksi banjir berhasil diciptakan Pemerintah Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Alat ini diyakini mampu mendeteksi kondisi ketinggian air, dan segera memberikan peringatan kepada warga lewat pesan singkat di telepon seluler.

Ketua Tim Inovasi Desa Lompulle, Saharuddin, mengatakan alat temuannya itu dilengkapi tiga sensor berdasarkan level ketinggian debit air di permukaan sungai.

"Alat ini secara otomatis akan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke nomer ponsel yang sebelumnya sudah terdaftar dalam program alat tersebut," ujarnya, melalui rilis yang diterima redaksi Pilarindonesia.com,  Senin (13/1/2020)

Saharuddin menjelaskan, alat itu juga dilengkapi dengan sirine yang akan berbunyi secara berkala apabila air sudah mencapai level 2 atau berstatus waspada.

Sirine akan berbunyi tanpa henti dalam jangka waktu tertentu apabila air sudah mencapai level 3 atau berstatus awas untuk memperingatkan warga agar segera  mengungsikan barang atau ternaknya ke tempat yang aman.

Contoh pesan yang masuk ke ponsel 
"Kita juga bisa menanyakan langsung kondisi ketinggian air sungai setiap saat menggunakan alat ini dengan menelpon langsung alat ini, dan secara otomatis, alat ini akan mengirimkan pesan yang berisi informasi ketinggian air sungai," terang Saharuddin.

Kepala Desa Lompulle Andi Amri Naharuddin menuturkan, dengan diciptakannya alat pendeteksi dini banjir ini, masyarakat diharapkan bisa sigap dalam menghadapi kedatangan banjir.

"Desa Lompulle bertransformasi menjadi desa yang siaga bencana dan alat pendeteksi banjir ini pertama di Kabupaten Soppeng," pungkasnya.

Kecamatan Ganra, termasuk salah satu kawasan yang dilanda banjir, Minggu, 12 Januari 2020. Banjir langganan itu diakibatkan meluapnya Sungai Walanae.

Achmad 
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya