Pilar Indonesia
» » Ngerih! Busur Tertancap di Leher dan Perut saat Terjadi Bentrok di Antang

Ngerih! Busur Tertancap di Leher dan Perut saat Terjadi Bentrok di Antang

Diposting oleh Pada Sabtu, November 23, 2019 | No comments

Motor dibakar saat terjadi bentrok di Jalan Antang Raya
Makassar, Pilarindonesia.com - Daeng Jay, tokoh pemuda Manggala, menjadi salah satu korban pelemparan batu saat terjadi kerusuhan akibat sengketa lahan di Jalan Antang Raya, Jumat (22/11/2019).

"Saya terkena batu di bagian mulut," ujarnya, Sabtu (23/11/2019).

Daeng Jay menyesalkan aparat kepolisian yang tidak langsung menciduk preman bayaran yang membusur dan melempar warga.

"Karena para pelaku ketahuan yang memulai melempar dan membusur. Aparat juga pasti melihat, karena tidak mungkin dari kubu warga yang melempar dan membusur, sebab sangat jelas busur dan batu berasal dari dalam lahan yang sedari awal sudah dijaga preman bayaran," terangnya.

Akibar kejadian itu, sedikitnya 10 warga menjadi korban. Dua orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena busur tertancap di leher, dan satu korban lainnya tertancap 2 pucuk busur di bagian perut.

"Ada yang dirawat di Rumah Sakit Hermina dan di Rumah Sakit Wahidin," Daeng Jay menambahkan.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim Makassar, Abdullah Mahir, yang mendampingi para korban, akan memasukkan laporan ke Polrestabes Makassar, Sabtu sore ini.

"Kami memiliki bukti-bukti yang akan diperlihatkan ke kepolisian," katanya.

Irfan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya