Pilar Indonesia
» » PT Kontak Perkasa Futures, Perusahaan Investasi di Makassar yang Disoroti

PT Kontak Perkasa Futures, Perusahaan Investasi di Makassar yang Disoroti

Diposting oleh Pada Sabtu, Oktober 19, 2019 | No comments

Makassar, Pilarindonesia.com – PT Kontak Perkasa Futures (KPF) Makassar sekarang ini sedang disoroti menyusul adanya komplain dari kalangan nasabah tentang ketidakjelasan dana investasi mereka.

Perusahaan yang berkantor di lantai 9, gedung Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, tersebut bergerak di bidang jasa investasi.

Kepala Cabang PT KPF Makassar, Taufan, mengatakan perusahaannya merupakan  pialang berjangka legal, terdaftar dan diawasi oleh Bappebti dan termasuk anggota resmi Bursa Berjangka Jakarta serta Kliring Berjangka Indonesia.

Menurutnya, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997, setiap perusahaan pialang berjangka wajib menyampaikan risiko investasi perdagangan berjangka kepada calon nasabah.

“Sehingga, semua calon Nasabah KPF sebelum bergabung, kami pastikan sudah mendapat penjelasan terlebih dahulu perihal risiko dan peluang investasi di perdagangan berjangka,” kata Taufan kepada Pilarindonesia.com, Jumat (18/10), malam.

Dia mengklaim, KPF saat ini telah melayani ribuan nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Makassar.

Terkait kekecewaan yang dialami nasabah, seperti dokter Yudith Dwi Niken, yang sampai sekarang dana investasinya senilai Rp 150 juta tidak jelas keberadaannya, Taufan mengaku telah menangani secara persuasif.

“Dan, kami mempersilakan nasabah tersebut untuk menempuh jalur hukum maupun sarana mediasi yang disediakan oleh regulator kami bila memang mereka merasa di jalur yang benar,” tuturnya.

Berita terkait



Taufan menyampaikan, pada dasarnya, pihaknya ingin menyelesaikan semua permasalahan dengan itikad yang baik.

“Karena di sisi lain kami sudah menjalankan sesuai prosedur, untuk risiko yang dialami dalam investasi ini, sama dengan instrumen investasi lain yang bersifat high risk high return. Dan, kami tegaskan bahwa KPF bukan pengelola dana, sehingga semua peluang profit maupun risiko yang dialami nasabah, murni karena mekanisme pasar dan keputusan investasi,” dia menambahkan.


Irfan 


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya