Pilar Indonesia
» » Pasca Pertemuan dengan Bupati Wajo, Formulator Pupuk Super Tani Optimis Mampu Mendukung Program Ketahanan Pangan

Pasca Pertemuan dengan Bupati Wajo, Formulator Pupuk Super Tani Optimis Mampu Mendukung Program Ketahanan Pangan

Diposting oleh Pada Minggu, Oktober 27, 2019 | No comments

Bupati Wajo Amran Mahmud (kiri) dan Formulator pupuk anorganik Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario, dalam sebuah pertemuan yang baru-baru ini diadakan di kantor Bupati Wajo, Kabupaten Wajo. 
Makassar, Pilarindonesia.com - Perusahaan produk pupuk anorganik PT Super Tani Indonesia menyatakan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten Wajo dalam program ketahanan pangan.

Formulator Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario, bersama dengan jajaran direksi, baru-baru ini telah melakukan pertemuan dengan Bupati Wajo Amran Mahmud.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Bupati Wajo tersebut juga melibatkan sejumlah stakeholder terkait guna membicarakan rencana kerja sama itu.

AUM, sapaan Andi Undru, menegaskan, dalam penjajakan kerja sama ini, pihaknya ingin hadir sebagai investor sekaligus mitra bagi Pemkab Wajo dalam menjawab segala persoalan yang berkaitan dengan masalah pertanian, terutama dalam pemenuhan ketersediaan pupuk.

"Selama lebih 20 tahun menghasilkan karya dan menebar manfaat bagi kalangan petani, produk kami sangat terjamin dari segi kualitasnya," ujarnya di Makassar, Ahad (27/10).

AUM, yang merupakan mantan koordinator pelaksana sosialisasi program ketahanan pangan TNI AD di wilayah Sulawesi saat masih aktif bertugas di TNI, menyebut bahwa Kabupaten Wajo mampu menjadi barometer penyangga ketahanan pangan nasional, sehingga target swasembada pangan bisa dilakukan secara rutin.

Menurut dia, untuk mencapai target itu, maka Pemkab Wajo dan PT Super Tani semestinya memfokuskan kerja sama dengan memberdayakan seluruh komponen yang ada di tingkat desa di bawah kendali kepala desa.

"Yang paling penting untuk digaris bawahi adalah memaksimalkan sumber daya yang ada seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di pedesaan, serta memberdayakan semua komponen di tingkat desa sebagai pendamping sehingga tidak ada lagi alasan petani gagal panen," terangnya.

AUM sendiri memastikan, produk Super Tani Indonesia yang telah terdaftar secara nasional di Kementerian Pertanian, pernah dinobatkan sebagai produk usaha terbaik, dan telah melewati izin produk resmi sebanyak dua kali, dalam waktu dekat, akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin bakal melakukan kajian ilmiah tentang mutu dan kualitas pupuk anorganik Super Tani.

"Insya Allah, harapannya adalah juga memperoleh legitimasi dari kalangan akademisi bidang pertanian, meski sebenarnya sudah pernah diuji sehingga keluar perizinan resmi secara nasional. Namun, bagaimana pun juga, akan lebih berdampak jika memperoleh pengakuan dari akademisi bidang pertanian," jelas AUM.

Irfan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya