Pilar Indonesia
» » LBH Muslim: Pemkot Makassar Tak Intoleran, Justru Menjalankan Fungsi sebagai Pengayom

LBH Muslim: Pemkot Makassar Tak Intoleran, Justru Menjalankan Fungsi sebagai Pengayom

Diposting oleh Pada Minggu, September 15, 2019 | No comments

Direktur LBH Muslim Makassar, Abdullah Mahir.
Makassar, Pilarindonesia.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim menganggap langkah Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan surat edaran tentang bahaya paham Syiah di momentum Asyura atau 10 Muharram kemarin, sudah tepat.

"Pj Wali Kota Makassar telah menjalankan fungsinya sebagai pengayom masyarakat," kata Direktur LBH Muslim Makassar, Abdullah Mahir, Ahad (15/9).

Dia menjelaskan, pelarangan kegiatan ritual Asyura ala penganut paham Syiah sudah sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Abdullah menyebut, Pemkot Makassar sebagai pengayom masyarakat telah menjalankan fungsinya dengan benar, karena kegiatan itu bertentangan dengan aqidah yang rata-rata dipahami ummat Islam.

"Dari segi keamanan, acara tersebut bisa memancing kericuhan, karena ada kelompok warga yang akan melakukan aksi jika acara peringatan Asyura diadakan di Kota Makassar, dan hal ini pernah terjadi. Oleh karena itu, kebijakan PJ Wali Kota Makassar sudah tepat, dan salah besar jika dikatakan PJ Walikota intoleran," tegasnya.

Berita terkait:

BMI Pasang Badan Bela Pemkot Makassar Soal Surat Edaran Pelarangan Syiah

FUIB Sulawesi Selatan Tolak Perayaan Hari Asyura Penganut Syiah

Santri Kyai Hasan Basri Ramaikan Pawai Muharram FUIB Sulsel

Achmad
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya