Pilar Indonesia
» » Kabar Baik Bagi Calon Jamaah Umrah, Arab Saudi Cabut Aturan Visa Progresif

Kabar Baik Bagi Calon Jamaah Umrah, Arab Saudi Cabut Aturan Visa Progresif

Diposting oleh Pada Kamis, September 12, 2019 | No comments

Pelataran Kakbah. Dok. Pilarindonesia.com
Makkah, Pilarindonesia.com – Kabar baik bagi calon jamaah yang akan melaksanakan umrah untuk kedua kali dan seterusnya, mereka tidak lagi dikenakan biaya tambahan pembuatan visa, karena Kerajaan Arab Saudi resmi mencabut aturan visa progresif untuk umrah.

Informasi tersebut disampaikan Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, usai menghadiri Malam Anugerah Haji 2019, di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, pada Selasa (10/9/2019) malam lalu.

"Terkait visa progresif, sore ini kami terima konfirmasi bahwa ada dekrit raja yang membatalkan. Jadi, biayanya flat. Yang dua ribu (SAR2.000) dihilangkan," ujarnya, seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Rabu (11/9/2019).


Pencabutan kebijakan itu merupakan upaya Arab Saudi mewujudkan visi 2030, yakni mengurangi ketergantungan pada sektor minyak bumi dan mendiversifikasi ekonomi serta mengembangkan layanan umum, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata.

Arab Saudi juga menargetkan kunjungan jamaah umrah mencapai 30 juta orang. Pada tahun lalu target jamaah umrah 8 juta, tahun depan meningkat menjadi 10 juta orang.

Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Endang Djumali, menjelaskanpencabutan aturan visa progresif diumumkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Sulaiman Al Massaath, melalui konferensi pers yang disiarkan Saudi Press Agency, Selasa (10/9/2019) pukul 16.00 WAS.

"Pensosbud KJRI juga sudah mengkonfirmasi pemberlakuan aturan baru ini," katanya.

Sejak 2016 lalu, Arab Saudi memberlakukan visa progresif bagi jamaah umrah. Bagi jamaah yang akan berumrah untuk kedua kalinya atau lebih di tahun yang sama, saat itu akan dikenakan biaya tambahan biaya visa sebesar SAR 2.000 atau setara Rp 7,6 juta. Aturan itu yang telah dicabut oleh Saudi.

Meski aturan visa progresif dicabut, namun, Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru tentang pemberlakuan biaya pengajuan visa umrah dalam bentuk government fee sebesar SAR 300.

Biaya itu berlaku untuk setiap pengajuan visa umrah, baik yang pertama maupun kali kedua dan seterusnya.

"Jadi, kebijakannya bukan mengurangi visa progresif dari SAR 2.000 menjadi SAR 300, tapi mencabut aturan visa progresif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan government fee sebesar SAR 300. Ketentuan ini hanya berlaku untuk visa umrah," Endang menambahkan.

Irfan

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya