Pilar Indonesia
» » BMI Sulsel Minta Kapolri Usut Penembakan Warga Maros di Jayapura

BMI Sulsel Minta Kapolri Usut Penembakan Warga Maros di Jayapura

Diposting oleh Pada Senin, September 02, 2019 | No comments

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli.
Makassar, Pilarindonesia.com - Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan menyayangkan tindakan arogansi oknum aparat kepada salah seorang warga di Jayapura, yang belakangan diketahui berasal dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Menurut Ketua BMI Sulsel, tindakan itu merenggut nyawa Muhammad Ilham (18). Korban dikabarkan tewas setelah terkena peluru yang diduga kuat milik oknum aparat di bagian dada saat bersama dengan warga lainnya di Jayapura berupaya mengadang kelompok perusuh.

"Kami meminta kepada Kapolri untuk menindak anggotanya yang berbuat demikian. Jika ada kesalahan prosedur, maka oknum petugas yang bersangkutan harus ditindak," ujarnya melalui rilis, Senin (2/9).

Menurut Zulkifli, berdasarkan informasi yang diperoleh, justru Ilham ini bagian dari warga yang sedang mempertahankan NKRI dari kelompok perusuh yang menginginkan Papua merdeka.

Sehingga, dia sangat mengecam aksi represif dari oknum aparat.

"Kami sebagai warga Sulsel sel sangat sedih dan prihatin mendengar informasi ini, dan saya meminta kiranya Kapolri memerintahkan jajarannya untuk segera turun dan melakukan investigasi soal insiden tersebut, memberi perhatian khusus kepada keluarga korban serta memberi sanksi tegas kepada semua yang dianggap terlibat," tegas Zulkifli.

Jenazah Muhammad Ilham telah dikebumikan Kogoya Timur, Jayapura, setelah dishalatkan di Masjid Taqwa, Jayapura, Sabtu (31/8), pekan lalu.

 Achmad
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya