Pilar Indonesia
» » Meski Kemarau, Petani di Soppeng Masih Bisa Memanen Padi

Meski Kemarau, Petani di Soppeng Masih Bisa Memanen Padi

Diposting oleh Pada Rabu, Agustus 28, 2019 | No comments

Petani di Kecamatan Citta sedang memanen padi
Soppeng, Pilarindonesia.com – Musim kemarau telah berlangsung selama berbulan-bulan di Sulawesi Selatan. Kondisi kekeringan pun terjadi di mana-mana yang mengakibatkan hasil pertanian turun drastis.

Gagal panen pun melanda sebagian wilayah. Terkecuali bagi daerah yang memiliki bendungan atau berdekatan dengan aliran sungai, para petani di lokasi itu masih bisa memanen meski tingkat produktivitas mengalami penurunan.

Di Kecamatan Citta, tepatnya di kampung Gayabaru, petani sebagian besar telah memanen hasil persawahan mereka.

Alhamdulillah, meski sedikit, tetapi kita bersyukur karena ada yang diperoleh,” kata Abdul Gani, salah seorang petani, yang ditemui Senin (26/8/2019).

Petak sawah warga Desa Kampiri itu telah kosong setelah dipanen menggunakan kendaraan mesin pemotong.

“Beberapa karung gabah kami dapatkan. Panen kali ini terjadi penurunan dalam jumlah karung,” Abdul Gani menambahkan.  

Warga Kecamatan Citta masih beruntung, karena dengan sumber mata air Citta dan Sungai Walanae, yang dijadikan warga setempat untuk keperluan rumah tangga dan pengairan pertanian.

Memanen padi juga dilakukan para petani di Kecamatan Ganra, salah satu wilayah di Kabupaten Soppeng yang terkenal sebagai daerah penghasil beras.

Pantauan di Desa Belo, Kecamatan Ganra, berjejeran karung gabah hasil panen petani di tepi jalanan yang telah diangkut motor khas pengangkut padi dari persawahan.

Berita terkait:

Pengusaha Walet di Soppeng, Diam-diam Punya Penghasilan Hingga Miliaran

Irfan   
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya