Pilar Indonesia
» » LBH Muslim Makassar: Tak Ada Pelanggaran dalam Penertiban Buku Berbau Komunis

LBH Muslim Makassar: Tak Ada Pelanggaran dalam Penertiban Buku Berbau Komunis

Diposting oleh Pada Minggu, Agustus 04, 2019 | No comments

Direktur LBH Muslim Makassar, Abdullah Mahir
Makassar, Pilarindonesia.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan dalam kegiatan koordinasi penertiban buku berbau ajaran komunis di Gramedia Trans Mal Studio (TSM), Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, pada Sabtu (3/8) kemarin.

Direktur LBH Muslim Makassar, Abdullah Mahir, menjelaskan larangan peredaran buku bermuatan paham marxisme, leninisme atau pun komunisme, sudah sangat jelas bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila, terutama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.

Selain itu, pengacara kondang itu menegaskan, pelarangan ajaran beserta simbol Partai Komunis Indonesia (PKI) sudah sangat jelas di TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI dan larangan menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran komunisme, marxisme dan leninisme.

"Jadi, sudah benar jika ada sekelompok warga melakukan penertiban toko-toko buku yang menjual buku-buku berbau komunis," kata Bang Doel, sapaan Abdullah Mahir, Ahad (4/8).

Menurutnya, alasan utama sehingga ajaran komunis dilarang di Indonesia, karena komunis tidak mengakui adanya Tuhan, sementara Indonesia adalah negara yang berketuhanan yang maha esa.

"Justru yang melakukan pelanggaran itu adalah mereka yang membenarkan peredaran buku-buku berbau komunis, marxisme dan sejenisnya," ujar Bang Doel.

Berita Terkait 

Setelah BMI Pahamkan Tap MPRS, Gramedia TSM Makassar Disebut Siap Tarik Buku Bermuatan Komunis

Irfan

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya