Pilar Indonesia
» » Ikuti Pembekalan di Jakarta, Muzayyin: Setelah Dilantik, Kami akan Langsung Bekerja

Ikuti Pembekalan di Jakarta, Muzayyin: Setelah Dilantik, Kami akan Langsung Bekerja

Diposting oleh Pada Selasa, Agustus 06, 2019 | No comments

Muzayyin Arif (tengah)

Jakarta, Pilarindonesia.com – Muzayyin Arif, salah satu caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang terpilih untuk DPRD Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan pembekalan di Hotel Mercure Batavia, Jakarta, Selasa (6/8).

Peraih suara terbanyak itu menyebut, PKS sangat memiliki komitmen untuk berkhidmat kepada ummat.

"Pembekalan ini merupakan tanda serius PKS mengisi ruang legislatif yang lebih berkualitas. Kiprah PKS tentu saja dinantikan oleh ummat dan konstituen di seluruh lapisan masyarakat. Ini langkah awal dan tradisi yang baik," kata Muzayyin,.

Menurutnya, silaturrahmi dengan ratusan politisi PKS dari berbagai daerah itu amat penting, sebab pertemuan tersebut menjadi wadah para politisi muda menyerap pengetahuan dan pengalaman politisi senior.

Muzayyin, yang saat pencalegan mengusung “The Power of Maros” itu mengatakan, politisi muda dari berbagai daerah punya kesempatan menyerap pengetahuan dan pengalaman yang diperlukan sebelum mengemban amanah. 

 “Anggota legislatif PKS akan mengemban amanah secara profesional. Satu menit setelah dilantik, kita langsung berkhidmat untuk rakyat,” pungkasnya.

Ketua DPP PKS Bidang Humas  Ledia Hanifa, menyampaikan pembekalan itu merupakan puncak dari rangkaian kegiatan persiapan para anggota legislatif PKS sebelum mengemban dan menjalankan amanah masyarakat.

"Sebelum pembekalan di level DPRD provinsi dan DPRD pusat, setiap wilayah sudah mengadakan pembekalan untuk caleg PKS terpilih di level kabupaten/kota. Sehingga, kami pastikan, begitu dilantik, seluruh kader PKS yang terpilih di semua jenjang akan langsung bekerja," tutur Ledia.

Selain itu, para caleg PKS yang terpilih akan menandatangani pakta integritas yang disaksikan oleh Ketua Majelis Syura PKS, Habib Salim Segaf Al Jufri, dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

"Beberapa poin dari pakta integritas adalah aleg (anggota legislatif) PKS wajib mencegah dan menjauhi tindakan KKN dan pelanggaran hukum lain. Juga wajib memperjuangkan janji kampanye, baik dari partai maupun janji pribadi," terang Ledia, yang juga merupakan caleg PKS DPR RI terpilih dari daerah pemilihan Kota Bandung dan Cimahi.

Laporan: Ismawan

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya