Pilar Indonesia
» » BMI Sulsel Telah Sampaikan Klarifikasi, Polisi Juga Pastikan Tak Ada Sweeping Buku di Gramedia

BMI Sulsel Telah Sampaikan Klarifikasi, Polisi Juga Pastikan Tak Ada Sweeping Buku di Gramedia

Diposting oleh Pada Selasa, Agustus 06, 2019 | No comments

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkfli (tengah)
Makassar, Pilarindonesia.com - Ketua Brigade Muslim Indonesia Sulawesi Selatan (BMI Sulsel) Muhammad Zulkifli, mengaku telah datang ke Gramedia Trans Studio Mall, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Senin (5/7).

"Pertemuan kemarin, kami dari BMI dikonfrontir dengan pihak Gramedia guna meluruskan informasi yang berkembang. Dihadiri aparat dari kepolisian juga," ujarnya.

Menurut Zulkifli, saat kedatangannya ke Gramedia pada Sabtu (3/7) lalu itu, pihaknya tidak sedang menyita atau menertibkan buku. Namun, mereka hanya membawakan sejumlah judul buku dari rak penjualan ke petugas Gramedia, memperlihatkan dan mencoba mencocokkan dengan bunyi Tap MPRS Nomor XXV 1966 tentang pelarangan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan paham bermuatan marxisme dan leninisme.

"Dan, di depan aparat, petugas Gramedia membenarkan penyampaian kami, makanya kaget juga kalau kami disebut menyita buku karya Franz Magnis Suseno. Itu keliru. Sama sekali tidak ada penyitaan," katanya.

Zulkifli menyampaikan, pihak Gramedia sendiri yang menyatakan kepada BMI akan siap menarik seluruh buku terbitan yang bermuatan paham terlarang itu.

"Jadi, bukan dari kami selaku BMI Sulsel yang menarik atau mengancam akan menarik, apalagi mensweeping atau merazia bukunya, pihak Gramedia sendiri yang menyatakan akan menyortir kembali dan apabila ada ditemukan, dan mereka akan kembalikan ke penerbit," terangnya.

Penyampaian Zulkifli sejalan dengan pernyataan dari pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar.

"Tidak benar telah terjadi sweeping oleh BMI terhadap buku-buku paham Marxisme dan Leninisme," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko kepada detikcom, Senin (5/8/2019).

Indratmoko mengatakan, dari hasil pemeriksaan klarifikasi terhadap pihak Gramedia dan BMI, kejadian yang terjadi sebenarnya adalah pihak BMI datang ke Gramedia untuk mengecek informasi yang mereka dapat.

Kendati demikian, Zulkifli menegaskan akan terus berupaya menghalau gerakan dari bahaya laten komunisme itu.

"Ini demi NKRI tercinta, apapun yang terjadi, kami akan selalu melakukan perlawanan," tegasnya.

Irfan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya