Pilar Indonesia
» » Pasca Pasca Gempa Halmahera Selatan, Warga Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

Pasca Pasca Gempa Halmahera Selatan, Warga Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

Diposting oleh Pada Senin, Juli 22, 2019 | No comments

Salah satu titik dampak bencana di Halmahera Selatan
Maluku Utara, Pilarindonesia.com – Pasca gempa bumi berkekuatan 7,2 skala richter yang mengguncang Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Senin (15/7/2019), membuat warga saat ini dilanda ancaman kelaparan.

Relawan dari Lazis Wahdah yang berangkat dari pelabuhan Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, dengan menggunakan dua perahu motor, melaporkan kondisi korban gempa langsung dari desa yang terdampak parah, seperti di Desa Yamli di Kecamatan Dange Barat Selatan; Desa Yomea, Kecamatan Dange Selatan, dan beberapa titik lainnya di Desa Dange Dalam.

“Di Desa Dange Dalam, sekitar 40 persen rumah rusak parah, sementara di Desa Rangan, sekitar 70 persen rusak berat. Di sana mengungsi sebanyak 197 kepala keluarga,” kata Koordinator Assessment dan SAR Wahdah Islamiyah, Abu Umar.

Kerusakan lainnya, yakni di Desa Yamli, sebanyak 90 persen rumah warga mengalami rusak parah, satu unit pos klinik desa juga rusak, satu unit gerbang, termasuk dermaga  yang hancur hingga memaksa 445 jiwa mengungsi di perbukitan.

Menurut Abu Umar, warga juga mengeluhkan sumber air bersih yang mulai tercemari pasca gempa. Sumber air satu-satunya adalah sebuah sumur yang terletak di depan masjid kampung.

“Di sini, kami susah airnya pak,” kata Bernard Hayyun, salah seorang warga di Dusun Satu, Desa Yumni, Kecamatan Dange Barat Selatan.

Selain merobohkan bangunan, gempa juga menyebabkan warga terpaksa mengungsi ke area perkebunan. Di tempat tersebut, warga hanya memanfaatkan hasil kebun berupa umbi-umbian dan singkong.

“Lapar, Pak. Meski hanya umbi-umbian tapi kami tetap butuh beras. Kami ada ratusan pengungsi. Tenda kami di atas situ beratapkan dedaunan yang kami anyam sedemikian rupa,” ujar Bernard sembari menunjukkan lokasi yang dimaksud.

Laporan : Zulkifli, Humas Lazis Wahdah
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya