Pilar Indonesia
» » LBH Muslim Makassar: Kelompok Ahmadiyah Berpotensi Dikenakan Pasal Penistaan Agama

LBH Muslim Makassar: Kelompok Ahmadiyah Berpotensi Dikenakan Pasal Penistaan Agama

Diposting oleh Pada Senin, Juli 08, 2019 | No comments

Suasana di lokasi kegiatan Ahmadiyah di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ahad (7/7), yang didatangi gabungan kelompok ormas Islam dikawal aparat kepolisian. Foto: Istimewa 
Makassar, Pilarindonesia.com - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Abdullah Mahir, mengatakan kelompok Ahmadiyah yang telah difatwakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa saja dikenakan pasal terkait penistaan agama.

"Karena mereka tidak bisa membawa simbol Islam. Sama halnya mereka menipu Kaum Muslimin yang awam, dan bisa memurtadkan mereka, dan hal ini bisa dikenakan Pasal Penodaan dan Penistaan Agama sesuai Pasal 156a KUHP," ujarnya, Senin (8/7).

Menurut Bang Doel, sapaan akrabnya, Ahmadiyah seharusnya menyatakan diri keluar dari Islam dan membuat agama baru atau kepercayaan agar mereka bisa bebas menjalankan ibadah sendiri.

"Ahmadiyah tidak boleh mengaku sebagai Muslim karena ajaran mereka bertentangan dengan ajaran Islam yang di mana mengakui masih ada nabi setelah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi Wassalam," terangnya.

Ketua Brigade Pemburu Penista Agama (BPPA) Makassar, Muhammad Zulkifli, sebelumnya mengancam akan mempolisikan ketua panitia pelaksana Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang mengadakan kegiatan di Desa Pallantikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Ahad (7/7), kemarin.

"Kami akan berkoordinasi dulu dengan bagian hukum untuk melihat adanya cela dan potensi pelanggaran hukum. Kalau memang ada, ketua panitia pelaksana dari kegiatan itu akan kami laporkan ke kepolisian," kata Zulkifki.

Berita soal Ahmadiyah 

MUI Sudah Pernah Keluarkan Fatwa Terhadap Ahmadiyah?

Ahmadiyah di Sulsel Kembali Mencuat, Siapa Aktornya?

Gabungan Ormas Bubarkan Kegiatan Ahmadiyah di Gowa

Irfan
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya