Pilar Indonesia
» » Petani di Konawe Merugi Akibat Banjir yang Merendam Ratusan Hektar Sawah dan Kebun

Petani di Konawe Merugi Akibat Banjir yang Merendam Ratusan Hektar Sawah dan Kebun

Diposting oleh Pada Kamis, Juni 13, 2019 | No comments

Banjir yang merendam permukiman warga di Konawe

Konawe, Pilarindonesia.com – Salah satu dampak kerusakan akibat banjir di Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, adalah terendamnya ratusan hektar persawahan dan pekebunan milik warga.

Terutama yang terdapat di Desa Wonua monapa, Desa Laloika, Desa Belatu, Desa sulemandara dan Desa lalonggotomi, Kecamatan Pondidaha. Begitu juga pekebunan kelapa sawit yang berada di Kecamatan Amonggedo.

Mansur (52), salah seorang warga, mengeluhkan tentang kondisi pertanian dan pekebunan yang terancam gagal panen itu.

“Tidak ada lagi yang bisa dipanen. Seharusnya bisa dipanen untuk padi bulan enam ini, dan merica antara bulan Agustus sampai Desember. Tapi karena banjir, semuanya gagal panen,” ujarnya.

Kerugian akibat gagal panen padi milik Mansur diperkirakan Rp 15 sampai Rp 20 juta, sedangkan kebun mericanya bisa mencapai Rp 50 – Rp 65 juta. Itu berdasarkan hasil panen tahun lalu yang dikantongi keluarga Mansur. 

“Semua warga di sini sebenarnya sudah bersiap-siap untuk panen. Sebagian warga juga sudah melakukan panen dan menyimpan hasil panennya di area penjemputan dekat pesawahan, namun saat banjir datang, hasil gabah yang telah dipanen, hanyut,” kata Mansur.

Bapak dari enam anak itu hanya bisa mengelus dada atas musibah yang menimpanya.

Sejumlah relawan pun telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir, termasuk relawan dari LAZIS Wahdah dan Wahdah Peduli.

Baca juga




  
Laporan: Muhammad Abil, relawan LAZIS Wahdah

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya