Pilar Indonesia
» » Kasus Dugaan Penyalahgunaan Senpi Bang Hasan Juga Dilaporkan ke Mabes Polri

Kasus Dugaan Penyalahgunaan Senpi Bang Hasan Juga Dilaporkan ke Mabes Polri

Diposting oleh Pada Senin, Juni 10, 2019 | No comments

Berkas pengaduan yang telah dikirim ke Mabes Polri
Makassar, Pilarindonesia.com – Kasus dugaan penyalahgunaan senjata api (Senpi) dengan terlapor Hasan Basri alias Bang Hasan, juga diadukan ke Mabes Polri.

“Hari ini, kami mengirimkan dalam bentuk persuratan ke Mabes Polri via pos dengan tembusan Kapolri, Irwasum, Kadiv Propam Mabes Polri. Juga ke Kompolnas,” kata Muhammad Zulkfli, salah seorang pelapor, Senin (10/6).

Sebelumnya, bersama dengan Ketua Club Perbakin Makasar Shooting and Hunting, Ryan Latief, Zulkifli juga telah memasukkan laporan di Polda Sulawesi Selatan dan Polres Pelabuhan Makassar.

“Kami berharap kasus Bang Hasan tetap diproses, dan kepolisian dapat menyelidikan dugaan penyalahgunaan senjata apinya, karena kami meyakini pelaku tidak sedang membela diri pada saat itu, tetapi memang tujuannya mengancam korban, dan pelaku bukan dalam status terancam. Kemudian, setahu kami, persyaratan umur kepemilikan senjata api kurang lebih 64 tahun, sementara umur Bang Hasan sudah lebih dari itu,” terangnya.

Kasus itu mencuat pada Ahad, 26 Mei 2019 lalu, saat Hendrik Alif, seorang pengusaha yang juga merupakan kader ormas Pemuda Pancasila, mengaku ditodongkan senjata api jenis pistol oleh Bang Hasan di lobi Condotel, hotel milik Bang Hasan yang terletak di Jalan Bulusaraung, Kota Makassar.

Meski sempat menyandang status tersangka dan menjalani penahanan di Polres Pelabuhan Makassar, namun karena korban mencabut laporan dan menandatangani komitmen damai, akhirnya Bang Hasan dibebaskan.

Belakangan Zulkifli, yang sejak awal mendampingi Hendrik dan mengadvokasi kasus tersebut tidak terima dan melaporkan balik Bang Hasan dalam kasus dugaan penyalahgunaan senjata api.

“Sehingga, kami meminta kasus itu tetap dilanjutkan karena meski korban menerima permintaan maaf dan berakhir damai, namun tidak berarti menghapus dugaan perbuatan pidana Bang Hasan,” Zulkifli menambahkan.

Baca juga




Irfan   


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya