Pilar Indonesia
» » Mereka yang Disebut Menatap Bursa Pilwalkot Makassar 2020

Mereka yang Disebut Menatap Bursa Pilwalkot Makassar 2020

Diposting oleh Pada Selasa, Mei 14, 2019 | No comments

Ilustrasi 
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, bersama wakilnya, Syamsu Rizal MI., telah menuntaskan masa jabatannya.

Pemerintah Kota Makassar saat ini dipimpin sementara oleh Iqbal Suhaeb, yang telah dilantik dan diambil sumpah, Senin (13/5/2019).

Wacana tentang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar kembali mengemuka dengan beredarnya sejumlah nama yang bakal masuk dalam bursa pencalonan.

Pilwalkot Makassar pada 2020 diprediksi bakal berlangsung ramai lantaran sejumlah wajah baru yang disebut-sebut akan ikut memeriahkan.

Seperti pengusaha yang juga Gubernur LSM LIRA Sulsel Ryan Latief, juru bicara Wapres Jusuf Kalla Husain Abdullah, serta staf khusus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sukriansyah S Latief.

Sosok lainnya yang tentu sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Daeng, di antaranya anggota DPRD Makassar M. Iqbal Djalil, mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel Andry Suryana Arief Bulu, serta anggota DPRD Makassar Adi Rasyid Ali

Jalannya Pilwalkot Makassar mendatang diprediksi masih erat kaitannya dengan isu-isu keummatan yang menjadi bagian dari rentetan isu di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta sampai ke Pemilihan Presiden 2019 kemarin.

Namun, isu keummatan yang dibawa ini cenderung positif, karena dari Pilgub DKI dan Pilpres, sangat terlihat betapa besar animo masyarakat, khususnya kaum Muslimin, untuk mengambil bagian dan berpartisipasi pada perhelatan demokrasi lima tahunan itu.

Sehingga, pertanyaan yang muncul; mungkinkah apa yang disebut kalangan pengamat sebagai politik identitas akan menjadi kunci penting dalam meraih kursi panas menuju 01 Kota Makassar?

Kepada Pilarindonesia.com belum lama ini, Iqbal Djalil telah menyampaikan niatnya untuk bisa maju pada kontestasi politik tahun depan.

Bahkan, bersama dengan mantan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI., Ustad Ije, demikian sapaan akrabnya, telah membangun kembali komunikasi dengan sejumlah tim pejuangnya.

Ustad Ije bersama Deng Ical, panggilan Syamsu Rizal, memang sampai saat ini masih kompak. Kebersamaan itu mereka telah bangun pada saat Pilwalkot Makassar lalu. Di mana, saat itu, pasangan ini kandas dan tidak dapat turut berlaga akibat persyaratan politik yang tak kunjung dipenuhi. Alhasil, hanya dua pasangan calon yang mengikuti, yakni Danny-Indira serta Appi-Cicu, yang kemudian Danny-Indira pun terpental disebabkan pelanggaran, sehingga menyisahkan pasangan Appi-Cicu. Namun sayang, karena masyarakat Kota Makassar lebih banyak mencoblos kotak kosong, Appi-Cicu pun juga batal melenggang. Hingga, KPU menyatakan kotak kosong pemenang, dan sama sekali tidak ada yang dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

Masih ada beberapa bulan ke depan sebelum KPU menentukan dan menetapkan pasangan calon yang pantas untuk berkompetisi pada Pilwalkot Makassar.

Dan, sepertinya, usai Bulan Suci Ramadhan ini, konstelasi politik di Kota Makassar, suhunya akan meningkat dibanding sebelumnya.

Kita nantikan saja!

Catatan redaksi Pilarindonesia.com














Baca Juga Artikel Terkait Lainnya