Kesaksian Direktur LBH Muslim Makassar Detik-detik Aksi 22 Berujung Kerusuhan - Pilar Indonesia
» » Kesaksian Direktur LBH Muslim Makassar Detik-detik Aksi 22 Berujung Kerusuhan

Kesaksian Direktur LBH Muslim Makassar Detik-detik Aksi 22 Berujung Kerusuhan

Diposting oleh Pada Minggu, Mei 26, 2019 | No comments

Abdullah Mahir di tengah kerumunan Aksi 22

Jakarta, Pilarindonesia.com – Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim Makassar, Abdullah Mahir, menceritakan detik-detik terjadinya kerusuhan dalam unjuk rasa menuntut ditegakkannya keadilan atas dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilpres, yang berlangsung di depan Gedung Bawaslu, DKI Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.
  
Menurutnya, hari pertama aksi yang dimulai pada pukul 14.00 itu, massa berkumpul di Jalan HM Thamrin, Jalan KH Wahid Hasyim dan sekitarnya. Jalannya kegiatan berlangsung damai dan tertib hingga selesai shalat Tarawih malam harinya.

“Atas arahan dari pimpinan aksi yang meminta agar massa membubarkan diri, dan massa pun mengikuti arahan. Massa kemudian berangsur meninggalkan lokasi,” kata Bang Doel—sapaan akrabnya—kepada Pilarindonesia.com, Sabtu (25/5).

Belum sempat semua peserta aksi mengosongkan titik aksi, tiba-tiba saja muncul sekelompok orang melakukan provokasi dengan menyerang aparat menggunakan batu dan petasan.

Berselang beberapa detik, personel kepolisian pun membalasnya dengan tembakan gas air mata guna menghalau massa.

Bang Doel mengatakan, melihat banyaknya korban berjatuhan, terutama dari kalangan ibu-ibu, akhirnya massa yang tadinya hendak membubarkan diri melakukan perlawanan dengan mengambil benda yang bisa dilemparkan ke arah aparat.

Kendati demikian, pengacara kondang ini memastikan bahwa bentrok yang terjadi di sekitar Gedung Bawaslu dan di kawasan Jalan Petamburan, kondisinya berbeda.

“Kita sangat berharap peristiwa ini tidak terulang lagi, serta kelompok yang disebut-sebut sebagai provokator dan perusuh, diusut, diungkap, dan ditangkap aktornya,” tegas Bang Doel.

Baca juga




Irfan

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya