Pilar Indonesia | Melestarikan Kebhinekaan

Jangan Lewatkan Silaturahim Online Bersama dr Agus Rahmadi Ahad Pagi ini

Jakarta, Pilarindonesia.com - Pasca Ramadhan diikuti dengan Syawal, lazim ada kegiatan silaturahim, saling kirim ucapan selamat Idul Fitri dan saling kunjung mengunjungi.

Di masa pandemi ini, tidak menyurutkan niat untuk tetap dijalin silaturahim.

Dengan teknologi yang ada, kami tetap melakukan kegiatan dengan Menghadirkan Narasumber Utama
*dr. Agus Rahmadi, M. Biomed, MA*.

 Kegiatan ini akan diikuti oleh

♻️ Komunitas Sahabat Sehat                                                
♻️  Para Agen dan Reseller Produk Klinik Sehat
♻️  Karyawan Klinik Sehat                                          
♻️  Pemirsa Ummat TV  ( Program Sehat Ala Rasulullah 2014 - 2016)
♻️ Pemirsa Ummat TV  Program Bincang Bincang Sehat (BBS) 2020.                                            
♻️  Masyarakat Umum yg ingin bergabung menjadi Sahabat Sehat,

Insya Allah diadakan pada :
🌐Hari/Tanggal:
*Ahad, 8 Syawal 1441/31  Mei 2020 M*

🕣Waktu: 08.00-09.30 WIB
🔴 *Live: Join Meeting By Zoom*:
*818 4608 3945*

PELAKSANA
*Klinik Sehat dan Ummat TV*

Narasumber Utama
*dr Agus Rahmadi, M. Biomed,MA*
(Direktur Utama Klinik Sehat)

🛑 Ada *Sesi Konsultasi* langsung dengan Narasumber.

Live: Join Meeting By Zoom*:
*818 4608 3945*
(Pasword akan dikirim satu jam sebelum acara berlangsung)

*Catatan* :
Kuota Partisipan Hanya 200 Seat, Silahkan konfirmasi kehadiran dengan mengetik : *Nama_Alamat kirim ke nomor *0811172271*
🤝

>

Keunggulan Pupuk Super Tani Indonesia di Tengah Kelangkaan Pupuk

Komisaris Utama PT Super Tani Indonesia,
Andi Undru Mario, SSos MSi (kanan).
Makassar, Pilarindonesia.com - Komisaris Utama PT Supert Tani Indonesia, Andi Undru Mario (AUM) menyampaikan sejumlah keunggulan Super Tani, pupuk anorganik hasil racikannya, yang bisa menjadi solusi bagi kelangkaan pupuk di tengah kalangan petani.

"Yang pertama, sebagai pupuk alternatif, Super Tani dapat dipaketkan dengan jatah pupuk subsidi bagi petani yang berjumlah 10 zak pupuk Urea untuk peruntukan 1 hektare lahan sebagaimana yang terdaftar di RDKK, dengan  2 zak Super Tani, sehingga mampu menjangkau 2,5 hektare lahan pertanian," jelasnya.

Kemudian, pengeluaran lebih murah, hanya sekitar Rp 500.000 saja apabila pupuk Super Tani dipaketkan dengan pupuk Urea.

AUM menjelaskan, kebijakan perusahaan yang menurunkan harga dari sebelumnya 875.000 per zak menjadi Rp 250.000 dengan tidak mengurangi kadar dan komposisi utama.

Keunggulan berikutnya, yakni lebih praktis dibawa, sehingga tidak lagi menambah biaya angkutan pupuk ke lahan petani. Berikutnya, pupuk Super Tani mudah diperoleh, sebab pola distribusi satu pintu dan dalam pengawasan.

 "Reaksi pupuk Super Tani juga sangat cepat. Hanya dalam waktu 1-2 pekan akan terlihat perubahan dan perbedaan dibanding pupuk lain. Dapat meningkatkan hasil produks yang sangat signifikan, mulai dari bobot karungan, timbangan (rendimen), sampai ke nilai jual hasil produksi," terang AUM.

Advertorial
>

MUI Heran Penularan Corona Masih Tinggi Padahal Protokol Kesehatan Bagus

Jajaran pengurus MUI Pusat.
Jakarta, Pilarindonesia.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah membahas pola penyelenggaraan ibadah maupun aktivitas keagamaan di era new normal nanti.

MUI juga tengah melakukan evaluasi terhadap efektivitas aturan pemerintah di masa pandemi selama ini. Setelah itu MUI akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah.

"Kita tidak mau terburu-buru," kata Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH Sholahuddin Al Aiyub, di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Menurut dia, keselamatan jiwa masyarakat harus diutamakan daripada kepentingan yang lain. Bahkan kepentingan masalah keagamaan sekalipun. Kyai Sholahuddin juga mengingatkan, dalam hal masalah keagamaan itu ada alternatif lain, yaitu alternatif rukhsoh atau darurat.

"Sementara kalau untuk menjaga jiwa masyarakat atau umat Islam, itu tidak ada alternatif lain. Maka, dalam hal ini, MUI ingin mendahulukan itu (perlindungan jiwa masyarakat). Kesimpulan seperti apa, saat ini masih digodok," ujar Kyai Sholahuddin.

Dia menyampaikan, perlu pendekatan yang lebih mikro dan bukan secara nasional untuk memastikan apakah suatu daerah bisa melaksanakan aktivitas keagamaan di rumah ibadah pada era new normal nanti. "Kondisi daerahnya seperti apa, tingkat penyebarannya seperti apa, karena ini variabel yang penting," tuturnya.

Lebih lanjut, Kyai Sholahuddin mengaku heran dengan kurva kasus Covid-19 yang masih menunjukkan tingginya penularan. Padahal tingkat kepatuhan dan pemahaman masyarakat terhadap protokol medis sudah cukup bagus.

Contohnya pada saat melaksanakan shalat Idul Fitri akhir pekan lalu. "Kita mendapat laporan, aspek protokol kesehatan menjadi pertimbangan utama para jamaah untuk melakukan sholat Ied," terangnya.

Kyai Sholahuddin menjelaskan, banyak kalangan Muslim saat itu yang tidak menggelar shalat Ied dalam kapasitas yang besar. Mereka menggelar shalat Ied di lingkup yang kecil, seperti di area perumahan dengan membagi per blok atau klaster.

Dalam kondisi demikian, dia mengatakan, memang seharusnya ada dampak terhadap kurva kasus Covid-19. Tetapi nyatanya, masih belum berdampak pada penurunan grafik penularan Covid-19. Bahkan masih tinggi. Sehingga, MUI ingin mengkajinya secara mendalam.

"Variabel kepatuhan protokol medis sudah bagus, tetapi kok penularan masih tinggi. Ini sebenarnya karena apa? Informasi-informasi ini akan menjadi pertimbangan yang penting untuk merumuskan rekomendasi MUI kepada pemerintah," jelas Kyai Sholahuddin.

Achmad

>

Alumni Angkatan 89 Akpol Batalyon Dharana Lastarya Salurkan 1.000 Paket Sembako di Sulsel

Alumni Angkatan 89 Akpol Batalyon Dharana Lastarya
berbagi kepada warga terdampak Covid-19.
Makassar, Pilarindonesia.com - DPD VOX POINT Sulsel menerima bantuan sebanyak 300 paket sembako dari keluarga besar alumni angkatan 89 Akademi Kepolisian (Akpol) Batalyon Dharana Lastarya (DL), Selasa (26/05/2020).

Bantuan tersebut diserahkan langsung Irwasda Polda Sulsel, Kombes Pol Robert Haryanto Watratan, yang juga alumni 89 Akpol Batalyon DL, dan diterima Ketua DPD VOX POINT Sulsel, Dharma Trigno bersama jajaran pengurus lainnya.

“Kami pengurus VOX POINT Sulsel segera menyalurkan bantuan ini kepada warga masyarakat, dan direncanakan pada tanggal 8 Juni 2020 yang betul-betul membutuhkan di tengah pandemi Covid-19,” ujar Dharma Trigno usai menerima bantuan tersebut.

Kombes Robert menuturkan, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto selaku dewan penasehat keluarga besar alumni 89 Batalyon DL yang menginisiasi untuk melaksanakan gerakan solidaritas ini secara nasional di tengah pandemi Covid-19.

"Secara nasional ada 25.000 paket sembako yang disalurkan untuk warga terdampak Covid-19. Khusus di Sulsel dan Makassar, ada 1.000 paket sembako,” katanya.

Kombes Pol Robert menyebut, yang dilakukan alumni AKPOL 89  Batalyon Dharana Lastarya merupakan Wujud kepedulian di tengah pandemi Covid-19 dengan melaksanakan giat berbagi kasih dengan masyarakat

Menurutnya, kegiatan ini tidak lain untuk berbagi kasih di tengah wabah Pandemi Covid 19 guna meringankan beban masyarakat.

“Untuk itu, saya juga ajak masyarakat yang ada kemampuan, mari kita peduli dengan masyarakat yang terdampak Covid-19 ini, dan kita semua berdoa agar Covid-19 ini cepat berakhir,” tutur Kombes Pol Robert.

Achmad
>

Pj Wali Kota Makassar Minta Maksimalkan Antisipasi Pencurian Air

Direksi PDAM bersilaturahmi dengan Pj Wali Kota Makassar
Makassar, Pilarindonesia.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar saat ini tengah berbenah untuk memaksimalkan layanan kepada para pelanggannya.

Berbagai upaya dilakukan agar seluruh masyarakat Makassar dapat menikmati air bersih dan meningkatkan pendapatan PDAM Kota Makassar.

Salah satu langkah taktis yang kini sedang gencar dilaksanakan, yakni penggantian meteran pelanggan yang kondisinya sudah tidak layak lagi.

Hal ini terungkap saat jajaran direksi PDAM Kota Makassar bersilaturahim dengan Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Yusran Yusuf, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (27/5/2020).

Dipimpin Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad bersama Ketua Dewan Pengawas PDAM Kota Makassar M Yasir, mereka menyampaikan beberapa program andalan yang sedang digencarkan untuk menggenjot pendapatan perusahaan dengan tetap mengedepankan layanan prima ke masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Pj Walikota Makassar Prof Yusran, menyambut baik dan berharap agar PDAM Makassar makin memaksimalkan usahanya agar ke depan persoalan pencurian air yang marak beredar dapat diminimalisir dan masyarakat dapat secara menyeluruh menikmati air bersih.

“Fokuskan ke pelayanan masyarakat. Tolong makin dimassifkan evaluasi di lapangan, titik mana saja yang kemungkinan berpeluang terjadi pencurian air bersih. Meteran yang usianya sudah tua dan menghambat suplai air segera di perbaiki. Ganti dengan baru saja,” kata Yusran.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad, menuturkan saat ini pihaknya telah mengganti sekitar 15 ribu meteran pelanggan, dan rencananya akan dilanjutkan 50 ribu meteran pelanggan lainnya.

“Pelanggan kami (PDAM) saat ini yakni kurang lebih 173 ribu, dan meteran yang bermasalah, baik bocor maupun usianya sudah tua, telah diganti sebanyak 15 ribu meteran, dan tahun 2020 ini, kami targetkan kembali akan mengganti sekitar 50 ribu meteran pelanggan,” tutur Hamzah.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan pelayanan ke masyarakat bisa lebih maksimal dan tingkat pendapatan perusahaan juga dapat sejalan dengan usaha tersebut.

Achmad
>