Pilar Indonesia

Jika Aliyah Ilham-Ustaz Ije Berpasangan di Pilwalkot Makassar, Ini Kata Pengamat

Ustaz Ije dan Aliyah Mustika Ilham 
Makassar, Pilarindonesia.com - Simulasi paket menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 terus bergulir.

Giliran anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, yang diwacanakan berpasangan dengan anggota DPRD Makassar, Muhammad Iqbal Djalil, atau yang akrab disapa Ustaz Ije.

Pengamat politik dari Universitas Negeri Makassar (UNM), DR Yasdin Yasir, mengatakan siapapun berhak maju di Pilwalkot Makassar asalkan memenuhi syarat undang-undang.

"Kita berharap munculnya nama-nama baru di Pilwalkot memberikan banyak opsi di masyarakat meski mereka adalah nama-nama lama di kancah politik Makassar. Ini baik bagi demokrasi," katanya kepada wartawan, pekan lalu.

Menurut Yasdin, ada beberapa poin yang harus menjadi perhatian.

Dia menjelaskan, pemberi dukungan di Pilwalkot Makassar kelak tidak sekadar keterwakilan entitas tertentu. Apalagi jika pasangan itu hanya berupaya menguatkan golongan atau identitas.

"Sebagai orang pendidikan, kita berharap pemberi dukungan menciptakan pendidikan politik yang baik. Tidak sekadar mendukung dan mendorong," tutur Yasdin.

Terkait wacana pasangan Aliyah Ilham dan Ustaz Ije, mantan jurnalis Koran Tribun Timur Makassar itu menyebut, keduanya adalah representase dari beberapa aspek.

Aliyah, yang merupakan istri mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, adalah perempuan yang punya banyak modal politik, trah politik, keterwakilan gender dan jabatan sebagai legislator.

"Punya pengalaman termasuk saat mendampingi Pak Ilham dalam kapasitas sebagai ketua PKK, sedangkan Ustaz Ije juga punya modal politik. Dua kali di DPRD Makassar. Memiliki basis yang jelas," terang Yasdin.

Dia melanjutkan, pasangan Aliyah Ilham- Ustaz Ije bisa menjadi opsional. Hanya saja kalkukasinya mungkin tidak sesederhana itu. Kondisi Makassar sebagai ibu kota Sulsel memiliki geopolitik yang berbeda. Jika siap maju dan menerima dukungan itu, maka keduanya harus paham keunikan Makassar. Di perkotaan kapasitas pemilih sangat berbeda.

"Sebagai orang pendidikan, tentu harapan saya adalah pahami manusia Makassar sebelum memutuskan maju di Pilwalkot. Pasangan ini bisa menjadi obat bagi kebosanan, burn out terhadap calon yang pernah berkontestasi di Makassar. Tapi itu dulu, pahami manusia Makassar sebelum memutuskan menerima dukungan. Setelah itu tantanganya adalah mendapatkan tiket politik," jelas Yasdin.

Saifullah

PAN Sampaikan Syarat ke Ustaz Ije Terkait Pilwalkot Makassar

Ketua PAN Makassar. Hamzah Hamid.
Makassar, Pilarindonesia.com - Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Makassar, Hamzah Hamid, menyebut telah ada komunikasi dengan anggota DPRD Makassar, Muhammad Iqbal Djalil, terkait Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar (Pilwalkot) Makassar 2020.

"Untuk sementara, Ustaz Ije (Iqbal Djalil) sudah ada konunikasi," katanya kepada wartawan, pekan lalu.

Hamzah mengakui kedekatannya dengan Ustaz Ije sebagai sebagai sama-sama legislator Makassar.

"Saya dengan beliau sama-sama di DPRD. Tentu komunikasi saya dengan beliau tidak ada jarak," tuturnya.

Kendati demikian, Hamzah mengatakan, jika Ustaz Ije ingin menjadikan PAN sebagai kendaraannya di Pilwalkot Makassar, maka ia menyarankan melalui mekanisme partai.

"Kita terbuka kepada siapa saja dari eksternal dengan syarat melalui mekanismenya partai," terangnya.

Ustaz Ije sendiri belum memastikan akan mengambil PAN sebagai kendaraan politiknya di Pilwalkot Makassar tahun depan.

Namun, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tidak menutup kemungkinan PAN akan menjadi bagian dari usungan politik lantaran visi dan misi serta tokoh-tokoh PAN terbilang dekat secara emosional dengan dengan Ustaz Ije dan keluarga besarnya di ormas Islam Muhammadiyah.

"Nanti kita lihat ke depannya apakah bisa menjadikan PAN dari gerakan politik saya di Pilwalkot Makassar atau tidak," kata Ustaz Ije, yang juga selaku ketua Yayasan Buq'atun Mubarakah Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar.

Selain PAN, sebelumnya ada pengurus Hanura yang menyampaikan siap mendukung Ustaz Ije di Pilwalkot Makassar.

Rata-rata dukungan dari pengurus parpol ke Ustaz Ije dikarenakan sosok yang dikenal "sombere" dan kinerja Ustaz Ije selama dua periode di DPRD Makassar yang sudah teruji.

Saifullah

Kecewa Prabowo Temui Jokowi, PAS 08 Sulsel Bakar Bendera Prabowo-Sandi

Panglima PAS 08 Sulsel, Ryan Latief.
Makassar, Pilarindonesia.com - Kelompok relawan pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Kota Makassar menyampaikan kekecewaannya atas terlaksananya pertemuan antara Prabowo dengan Joko Widodo di Jakarta, Sabtu (13/7).

Kekecewaan itu dilampiaskan dengan pembakaran bendera bergambar Prabowo-Sandi.

"Kami bakar bendera perjuangan ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap Prabowo yang telah menemui Jokowi dan mengucapkan selamat," kata Panglima PAS 08 Sulsel, Ryan Latief, sebelum menyalakan korek api dan membakar bendera, kemarin.

Ryan ditemani sejumlah relawan, beberapa di antaranya tampak emak-emak yang selama ini berjuang memenangkan Prabowo-Sandi di Sulawesi Selatan saat Pilpres 2019 lalu.

Menurut Ryan, tidak sepantasnya Prabowo menemui dan mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Kehadiran Prabowo atas undangan Jokowi dianggapnya telah melukai perasaan kelompok pejuang Prabowo-Sandi yang selama ini telah berjuang dengan harta, bahkan nyawa demi memenangkannya pada Pilpres.

Ryan menyebut, kemenangan yang diperoleh Jokowi sarat dengan indikasi kecurangan, sehingga tidak sepantasnya Prabowo memenuhi ajakan pertemuan itu.

"Belum lagi kekacauan pemilu seperti meninggalnya ratusan petugas penyelenggara pemilu yang harus diusut tuntas. Tidak sepantasnya ada ucapan selamat dan rekonsiliasi kepada Jokowi. Sehingga, sebagai bentuk kekecewaan, kami bakar bendera perjuangan itu," tegas Ryan.

Saifullah



Ustaz Ije Kunjungi IAS Jelang Bebas dari Lapas, Pengamat: Paket Aliyah-Ustaz Ije Jadi Opsi

Ustaz Ije berpose dengan IAS di Lapas Klas I Makassar
Makassar, Pilarindonesia.com - Anggota DPRD Makassar, Muhammad Iqbal Djalil, mengunjungi mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), di Lapas Klas I Makassar, Jumat (11/7/2019), sore kemarin.

Ustaz Ije, sapaan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, datang bersama dengan adik kandung IAS, Hendra Sirajuddin.

"Saya bersama teman-teman memang rutin mengunjungi beliau sebagai bentuk dukungan moral kepada Pak Ilham," tuturnya kepada wartawan.

Menurut Ustaz Ije, kedatangannya kemarin untuk bersilaturahim sekaligus kembali menyampaikan dukungan moral dan doa menjelang keluarnya IAS dari Lapas Klas I Makassar pada Senin (15/7/2019) mendatang.

"Tentu kami sangat senang karena Pak IAS akan segera bebas, dan harapannya, beliau  bisa kembali berkarya dan beraktivitas seperti sedia kala," kata Ustaz Ije.

Santer tersiar kabar, jika Ustaz Ije disebut-sebut akan berpaket dengan istri IAS, Aliyah Mustika Ilham, pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar (Pilwalkot) Makassar 2020.

Belum ada informasi kepastian, baik pihak Aliyah maupun Ustaz Ije, mengenai duet politik itu.

Menurut pengamat politik Universitas Negeri Makassar (UNM), Yasdin Yasir, Aliyah dan Ustaz Ije merupakan representasi dari beberpa aspek.

"Ibu Aliyah punya banyak modal politik, trah politik, keterwakilan gender dan jabatan sebagai legislator.  Punya pengalaman mendampingi Pak Ilham dalam kapasitasnya sebagai ketua PKK. Ustaz Ije juga punya modal politik. Dua kali di DPRD Makassar, punya basis. Pasangan ini bisa menjadi opsional. Hanya saja kalkukasinya mungkin tidak sesederhana itu," terangnya.

Saifullah

FUIB Sulsel Gelar Tabligh Akbar Malam Ini di Masjid Raya Bukit Baruga Antang

Ketua FUIB Sulsel, Ustaz Mukhtar Daeng Lau (kiri).
Makassar, Pilarindonesia.com - Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan akan menggelar tabligh akbar di Masjid Raya Bukit Baruga Antang, Kota Makassar, Kamis (11/7) malam ini.

Acara bertema "Merajut Kebersamaan Meraih Kemuliaan Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI" itu akan dimulai pada pukul 19.00 sampai selesai.

Tampil sebagai pembawa materi tabligh akbar, yakni ulama dari Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Ikhwan Abd Jalil, Lc MH.I., serta sosok yang tak hanya dikenal sebagai da'i, tetapi juga pengusaha dan akademisi, Ustaz Dr H Usman Jasad, SAg MPd.

Persiapan telah dilakukan panitia pelaksana sejak malam tadi, termasuk pemasangan spanduk pemberitahuan sekaligus undangan acara yang terbuka untuk umum.

Menurut Ketua Umum FUIB Sulsel, Ustaz Mukhtar Daeng Lau, kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim antara para ormas Islam guna merekatkan hubungan persaudaraan.

"Insya Allah, semua ormas Islam yang berada di bawah FUIB yang jumlahnya puluhan lembaga akan hadir. Lembaga di luar FUIB pun kami sudah undang, dan semoga seluruh saudaraku sesama aktivis Islam bisa meramaikan dan mengambil faedah (manfaat) dalam acara kita bersama ini," kata Ustaz Mukhtar, Kamis (11/7).

Selain itu, da'i ormas Islam Hidayatullah itu menyampaikan, tabligh akbar juga sebagai momentum merumuskan langkah gerakan amar ma'ruf nahi munkar ke depan, terutama dalam menekan laju pergerakan kelompok aliran sesat seperti Syiah dan Ahmadiyah.

Yang tak kalah pentingnya, masih Ustaz Mukhtar, FUIB Sulsel bersama dengan seluruh ormas yang tergabung akan selalu berupaya menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman.

"Tema di atas sudah cukup menggambarkan arah dari tabligh akbar kita. Kita sama-sama berdoa semoga tabligh akbar ini mendapat ridha dan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala," terang Ustaz Mukhtar.

Baca juga:

Sejumlah Tokoh Terciduk Hadir di Pertemuan Ahmadiyah, Jumat Besok Ormas Demo di DPRD Sulsel 

Peserta Pertemuan Ahmadiyah di Gowa Disebut Ada dari Sulbar dan Sulteng

Akun FB Ustaz Zaitun Rasmin Diblokir Facebook


Irfan



Index »